|
Saudaraku,taubat,dan renungkan |
|
Saudaraku Mari tundukan dan pasrahkan semua tubuh kita pada Allah swt. Ketundukan dan kepasrahan diri pada Allah tidak akan pernah membuat kita hina. Menghinakan diri di hadapan kekuasaan Allah swt, justru akan memuliakan kedudukan kita di dunia dan di akhirat. Tunduk, pasrah, taat pada Allah swt adalah tangga yang harus dinaiki untuk mencapai ketinggian dan kehormatan. Semakin seseorang tunduk dan pasrah pada Allah swt, maka Allah swt akan semakin meninggikan kedudukannya. “Sujud adalah permisalan ketundukan fisik seseorang. Jika ketundukan itu pada Allah saja, maka kedudukan seseorang akan tinggi di mata manusia. Tapi jika ketundukan itu diberikan pada selain Allah, maka di sanalah justru ia berada pada puncak kerendahan, baik dihadapan Allah maupun dihadapan manusia. “Barang siapa yang tunduk merendah pada Allah, maka Allah akan mengangkat dan meninggikannya.” Taubat Tentang keinginan taubat seseorang yang banyak berdosa hendaklah kita dukung dengan kuat keinginan tersebut tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dengan serius. Sebesar apapun dosa yang kita pernah lakukan sesungguhnya rahmat dan kasih sayang Allah masih lebih besar dari itusemu, asalkan kita serius dan tidak main-main untuk bertaubat. Wallahu a’alam. Firman Allah swt (QS. Az-Zumar:53) Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “Iman seorang mukmin akan berambah disaat ia menghadapi ujian. Disaat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apa pun dari doanya. Ketika ia tetap tidak merubah keinginannya dan harapannya, meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang tahu apa yang lebih maslah untuk dirinya.” “Dari sedikit tidur keinginan-keinginan hati menjadi baik, dari sedikit bicara akan timbul keselamatan dari bahaya, dari kesabaran menghadapi gangguan ia akan mencapai derajad tertinggi dan dari sedikit makan akan lenyap kesenangan-kesenangan nafsu.”
|